nutritional problems

nutritional problems
ABSTRAK

Keadaan gizi terbagi menjadi tingkat keadaan gizi baik atau optimum, keadaan gizi kurang serta keadaan gizi lebih. Permasalahan gizi pada ibu hamil yang paling sering terjadi di Indonesia adalah anemia gizi besi 24,5% dan kekurangan energi kronis (KEK) 21,6%. Keadaan gizi ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya usia, kondisi kesehatan, aktifitas/pekerjaan, pendapatan, dan pengetahuan tentang gizi selama kehamilan. Pada tahun 2011 Puskesmas Ciamis merupakan puskesmas dengan kasus KEK terbanyak yakni 88 orang, di wilayah kerja puskesmas Ciamis, Kelurahan Maleber merupakan Kelurahan dengan kasus KEK tertinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil keadaan gizi ibu hamil di Kelurahan Maleber wilayah kerja puskesmas Ciamis Kabupaten Ciamis tahun 2012.
Desain penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang terdapat di Kelurahan Maleber, September 2012. Sampel yang diambil sebanyak 55 orang berdasarkan penggunaan rumus pengambilan besar sampel minimal deskriptif kategorik. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa univariat untuk mengetahui distribusi proporsi keadaan gizi ibu hamil berdasarkan umur, kondisi kesehatan, aktifitas/pekerjaan, pendapatan dan pengetahuan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 33 orang (60%) dari 55 orang responden keadaan gizi ibu hamil berada pada tingkat optimum atau baik dan 22 orang (40%) ibu hamil dengan keadaan gizi kurang yang terdiri dari 8 orang (14,5%) mengalami anemia dan risiko KEK, 5 orang (9,1%) mengalami anemia dan 9 orang (16,4%) mengalami risiko KEK. Dari usia, sebagian besar responden dengan keadaan gizi kurang berada pada kelompok usia beresiko yakni 70,9% dan ibu hamil dengan keadaan gizi baik sebagian besar berada pada kelompok usia tidak beresiko yakni 83,9%. Kondisi kesehatan, proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi kurang sebagian besar berada pada kelompok yang memiliki penyakit yakni 77,7% dan proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi baik sebagian besar berada pada kelompok yang tidak memiliki penyakit yakni 67,4%. Aktifitas, dari ibu yang melakukan aktifitas berat terdapat 2 orang (50%) dengan keadaan gizi kurang dan proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi baik berada pada kelompok yang melakukan aktifitas ringan yakni tidak ada yang mengalami anemia maupun KEK. Pendapatan, Proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi kurang sebagian besar ada pada penghasilan keluarga kurang dari UMR yakni 47,2% dan proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi baik sebagian besar berada pada penghasilan keluarga lebih dari UMR yakni 73,3%. Pengetahuan, Proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi kurang sebagian besar ada pada ibu yang memiliki pengetahuan kurang yakni 54,5% dan proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi baik sebagian besar berada pada kelompok ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik yakni 67,7%.
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah di Kelurahan Maleber 60% Keadaan gizi ibu hamil berada pada tingkat optimum atau baik dan 40% ibu hamil dengan keadaan gizi kurang. Ibu dengan keadaan gizi kurang proporsinya sebagian besar berada pada usia beresiko, memiliki penyakit, aktifitas berat, pendapatan kurang dari UMR dan pengetahuan kurang. Sedangkan proporsi ibu hamil dengan keadaan gizi optimum atau baik sebagian besar berada pada usia tidak beresiko, tidak memiliki penyakit, aktifitas ringan, pendapatan lebih dari UMR dan pengetahuan baik.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam mengefektifkan program gizi bagi ibu hamil yang sudah berjalan.

YAYASAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA (YPSDMI) MIDWIFERY ACADEMY GARUT-JABAR
DIPLOMA III MIDWIFERY PROGRAM
Research Paper, October 2012

Gustina Apriyani
B.0709043

Profile of nutritional condition in pregnant women at Maleber Village in working area of Puskesmas Ciamis Kab. Ciamis 2012
xvi + 6 Chapter + 89 pages + 13 table+ 1 charts + 6 diagrams + 7 attachment

ABSTRACT

Nutritional state is divided into levels of nutrition or optimum state, the state of malnutrition and over nutrition situation. Nutritional problems in pregnant women most often occurs in Indonesia is 24.5% iron anemia and chronic energy deficiency (KEK) 21.6%. The nutritional status of pregnant women are affected by various factors, including age, health condition, activity / employment, income, and knowledge of nutrition during pregnancy. In 2011 Ciamis Health Center is a clinic with the case of KEK most 88 people, Maleber Village is an urban village with the highest KEK case. The purpose of this study was to determine the profile of the state of nutrition of pregnant women in the Maleber village in 2012.
The study design was a descriptive survey method. The population in this study were all pregnant women who are in the Maleber Village, September 2012. Samples taken as many as 55 people by use of a formula taking the minimum sample descriptive categorical. Analysis of the data in this study using univariate analysis to determine the distribution of the proportion of the nutritional condition of pregnant women based on age, health conditions, activities, income and knowledge.
These results indicate that 33 people (60%) state of nutrition of pregnant women are at an optimum level or better and 22 people (40%) of pregnant women experience poor nutrition consisting of 8 people (14.5%) had anemia and risk of KEK, 5 people (9.1%) had anemia and 9 (16.4%) had a risk of KEK. Of age, the majority of respondents who experienced malnutrition are at risk age group ie 70.9% of pregnant women and good nutritional condition mostly in the age group that is not at risk of 83.9%. Health conditions, the proportion of the nutritional status of pregnant women who are largely lacking in those who have the disease that is 77.7% and the proportion of the nutritional status of pregnant women who were mostly either in the group that did not have the disease that is 67.4%. Activities, mothers who do heavy activity, there are 2 people (50%) had poor nutrition and the nutritional status of the proportion of pregnant women who either are in the group doing light activity ie no nutritional problems. Income, the income of the family is less than the UMR are experiencing malnutrition 47.2% and the proportion of the good nutritional condition of pregnant women who are both mostly in the family income of more than UMR ie 73.3%. Knowledge, of the mothers who have less knowledge there are 54.5% who suffered malnutrition and the proportion of the good nutritional condition of pregnant women are in the majority of pregnant women who have a good knowledge which is 67.7%.
The conclusion of this study was 60% state of nutrition of pregnant women at optimum state know well and 40% of pregnant women in Maleber village experiencing malnutrition during pregnancy. From the characteristics of the mothers are suffering malnutrition proportion mostly in the age of risk characteristics, has the disease, strenuous activity, income less than minimum wage and lack of knowledge. While the proportion of the nutritional condition of pregnant women who are either optimum or most of the characteristics of age are at no risk, no disease, light activity, revenues more than UMR and better knowledge.
The study is expected to be a consideration in effecting nutrition program for pregnant women who are running.

Keywords : nutritional problems, anemia, KEK, Characteristics